Senin, 13 Desember 2010

Penularan Polio Besar-Besaran Dilaporkan Terjadi di Nigeria. Di Kano,Nigeria Penularan penyakit Polio dalam skala besar, yang menjadi tanda tanya, dilaporkan hari Jum’at, telah menyerang anak2 di Nigeria Utara yg umumnya adalah penduduk Muslim. Mereka akhirnya memboikot kampanye imunisasi dan penguasa lokal menyerukan untuk sesegera mungkin menyetop imunisasi untuk mencegah penyebaran yg lebih luas.Penularan skala besar yang mencurigakan ini terjadi di Negara bagian Kano, salah satu dari beberapa daerah di Nigeria Utara yang diberikan vaksinasi polio yang merupakan vaksin-vaksin yang diberikan Amerika Serikat sebagai sumbangan untuk penduduk muslim, yg ternyata juga membuat anak-anak menjadi steril atau tidak akan mempunyai keturunan!

Pada hari Jum’at, pejabat lokal di Negara bagian Kano, Rogo mengungkap bahwa mereka telah merekam puluhan kasus polio yang mencurigakan dalam minggu-minggu terakhir. Rogo terletak 60 mil sebelah tenggara ibukota negara bagian, yg juga bernama Kano. Setiap 15 kecamatan di Rogo terlihat rata-rata memiliki 2 kasus, Nasril Dalha, Wakil ketua Dewan Kota menyatakan kepada Radio Independen Lokal. Semua kasus memperlihatkan gejala-gejala demam,lemas, kaku di bagian leher, dan rasa sakit di bagian persendian, yang semuanya berhubungan dengan polio, dimana beberapa diantara kasus tersebut telah menyebabkan kelumpuhan.

Dahla menyerukan agar Gubernur Negara Bagian Kano dan Pemerintahannya segera melakukan intervensi. ‘Jika ini tidak segera diatasi, saya khawatir akan lebih banyak lagi anak-anak yang terkena dampaknya.’ Ia menambahkan. WHO telah mengirimkan sebuah tim ke daerahtersebut untuk mengevaluasi penularan polio yang dilaporkan, demikian seorang pejabat WHO berkata hari Jum’at, membicarakan kondisi yang belum pasti diketahui. ‘Kecuali jika dilakukan beberapa pengujian, kita tidak dapat mengatakan bahwa itu polio.’ demikian dikatakan pejabat tsb.

Pada September 2004, Shekarau menunda keikut-sertaan program imunisasi global di berbagai lokasi, karena para ilmuwan lokal telah menemukan HORMON DALAM VAKSIN yg dibuat diluar negeri yang dikhawatirkan dapat MENYEBABKAN PARA PEREMPUAN MENJADI MANDUL.

Beberapa pemimpin Islam lokal menuduh Pemerintah Federal Nigeria menjadi bagian dari pelaksanaan rencana Amerika untuk menghabiskan orang-orang muslim dengan menggunakan vaksin. Sementara WHO bersikeras menyatakan bahwa vaksin itu aman, dan menyangkal bahwa program vaksinasi dapat menimbulkan kembali ancaman penyakit kelumpuhan.

Kano kemudian melanjutkan untuk menghindari vaksinasi setelah beberapa negara bagian ikut bersama-sama MEMBUAT KAMPANYE pada bulan Maret.

Apakah Berbagai Vaksin Menyebabkan Penyakit dari pada Menyembuhkan?

(Oleh Alan Cantwell, Jr., M.D.-Berbagai Eksperimen Vaksin Terselubung)

Memanfaatkan ANAK-ANAK MANUSIA SEBAGAI TIKUS PERCOBAAN dlm berbagai eksperimen pemberian vaksin yang berpotensi membahayakan anak tersebut, merupakan mimpi terburuk bagi para orang tua.Namun hal ini telah terjadi pada 1989-1991 ketika ‘Kaiser Permanente’ di Kalifornia Selatan dan Pusat-Pusat

Pengendalian Penyakit (CDC) lainnya bersama-sama melakukan eksperimen vaksin campak. Tanpa menyingkap apa yang sebenarnya terjadi kepada para orang tua, vaksin campak ‘High Titre’ buatan Yugoslavia Edmonton-Zagreb telah diuji coba pada 1.500 anak-anak miskin keturunan orang kulit hitam dan latin, dikota Los Angeles. Vaksin tersebut SANGAT DIREKOMENDASIKAN oleh WHO, vaksin yang juga sebelumnya diuji coba untuk disuntikkan kepada para bayi di Meksiko, Haiti,dan Afrika. Program itu tidak dilanjutkan ketika kemudian didapati BANYAK ANAK-ANAK MENINGGAL DUNIA DALAM JUMLAH BESAR.

Vaksin campak tersebut mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh anak-anak dalam waktu panjang selama 6 bulan sampai 3 tahun. Akibatnya anak-anak yg diberi vaksin mengalami penurunan kekebalan tubuh dan MENINGGAL DUNIA DALAM JUMLAH BESAR dari penyakit-penyakit lainnya, lebih banyak dari anak-anak yg tidak diberi vaksin. Lebih tragis lagi, bayi-bayi perempuan Afrika diberi dosis dua kali dari bayi laki-laki, karenanya bayi-bayi perempuan mengalami tingkat kematian yang lebih tinggi. WHO kemudian menarik vaksin-vaksin teersebut dari passar di tahun 1992. Ironis, vaksin campak E-Z yg diuji Kaiser yg seharusnya meningkatkan sistem kekebalan tubuh malah terjadi sebaliknya, yg justru menimbulkan effek penyakit. Tapi aneh, salah satu Editorial Times, LA 20 Juni 1996, menjamin para pembacanya bahwa ‘tidak ada satu pun dari 1.500 bayi cacat sebagai akibat vaksin yg tidak berlisensi’ dan menyebut Pusat Pengendali Penyakit (CDC) menjamin bahwa percobaan-percobaan vaksin campak E-Z tidak akan pernah terjadi lagi.

Seseorang mempertanyakan seberapa banyak rahasia dari eksperimen-eksperimen vaksin yg dilakukan para pejabat kesehatan yg ternyata tidak pernah diketahui masyarakat umum. Selama dua tahun eksperimen vaksin campak dilakukan, saya (Alan Cantwell) dipekerjakan oleh Kaiser dan saya tidak pernah tahu apapun mengenai percobaan itu hingga saya membacanya dalam laporan Times 5 tahun kemudian, di tahun 1996.

Di kota-kota seluruh negeri JUMLAH KASUS PENYAKIT ASMA TIBA-TIBA MELEDAK dan para pejabat keseehatan tidak tahu mengapa itu terjadi.. Menurut CDC, 5000 penderita Asma MENINGGAL DUNIA setiap tahunnya, dan diperkirakan 17,3 JUTA ORANG (4,8 juta diantaranya anak-anak) MENDERITA PENYAKIT ITU, meningkat dari 6,7 juta penderitaditahun 1980. Asma biasanya mulai menyerang pada usia dibawah 6 tahun, dan orang hitam biasanya 2 sampai 3 kali lebih banyak cenderung meninggal dunia dibandingkan penduduk berkulit putih. Di wilayah Bronx dan Harlem di New York, tingkat perawatan rumah sakit utk penyakit asma 21 kali lebih tinggi dari pada daerah-daerah lain yg terserang di New York.

Dapatkah peningkatan penyakit asma secara tajam di kalangan anak-anak hitam berkaitan dengan kerusakan kekebalan tubuh yg disebabkan serangan vaksin-vaksin? Para pejabat tidak pernah mengangkat ke permukaan keterkaitan antara kerusakan kekebalan tubuh akibat vaksin dengan berbagai penyakit seperti asma.

Dengan berbagai eksperimen vaksin yg sering dilakukan di Afrika dan sekarang terhadap orang kulit hitam Amerika, tidak heran jika satu dari empat orang amerika keturunan Afrika percaya bahwa AIDS sengaja dikembangkan sebagai upaya pemerintah amerika serikat untuk pembersiha etnik, khususnya menghabiskan penduduk berkulit hitam. Tapi percobaan-percobaan vaksin di tahun 1990-an tidak hanya terbatas pada orang hitam. JUTAAN PEREMPUAN MEKSIKO, NIKARAGUA, dan FILIPINA TELAH MENJADI KORBAN PENIPUAN yg HARUS MENGIKUTI PROGRAM VAKSIN TETANUS, dimana beberapa diantaranya diisi hormon perempuan yg dapat menyebabkan KEGUGURAN PADA IBU HAMIL DAN KEMANDULAN.

Di tahun 1995 sebuah organisasi hak asazi manusia katolik yang disebut Kehidupan Manusia Internasional (Human Life International) menuduh WHO telah mempromosikan vaksin tetanus buatan Kanada yang ditambahkan hormon kehamilan yang disebut ‘human choriogonadotropic hormone (HCG). Kecurigaan semakin meningkat ketika vaksin tetanus ditulis dalam resep yang tidak wajar yakni lima kali lebih banyak dengan suntikan dalam waktu 3 bulan, dan hanya direkomendasikan untuk perempuan diusia produktif.

Ketika sejumlah perempuan diluar normal mengalami perdarahan dan keguguran setelah mendapat suntikan, sebuah hormon tambahan dituding sebagai penyebabnya. Lalu Tiba tiba WHO melakukan percobaan vaksin anti kemandulan selama lebih dari 20 tahun. Perempuan-perempuan yang mendapat suntikan tetanus yang ditambahkan hormon bukan hanya mengembangkan antibody terhadap tetanus, tetapi juga mengembangkan antibody yang membahayakan bagi hormon kehamilan. Tanpa hormon HCG ini pertumbuhan janin akan terganggu. Akibatnya vaksin yang diberi tambahan diberikan sebagai alat kontrasepsi terselubung. Kemudian WHO menyangkal semua tuduhan itu sebagai ‘tuduhan tak berdasar yang sama sekali tidak benar’, dan SEBAGIAN BESAR MEDIA TIDAK PERNAH MEMBERITAKANNYA SEBAGAI SEBUAH KONTROVERSI. Untuk mengetahui isu ini secara lebih rinci, dapat berkonsultasi dengan situs internet Human Life International (www.hli.org).

Bukti terbaru pengujian vaksin menunjukkan resiko yang serius. Pada oktober 1999 sebuah vaksin untuk melawan infeksi ‘rotavirus’ (yg menyebabkan mayoritas kasus diare pada anak-anak) ditarik dari pasaran. Satu tahun setelah vaksin Rotashield disuntikkan kepada lebih dari satu juta bayi, ternyata dapat meningkatkan resiko gangguan perut (pencernaan). Hampir 100 kasus gangguan pencernaan dilaporkan ke pemerintah, dan 20 bayi terkena gangguan pencernaan dalam waktu satu atau dua minggu setelah mendapat vaksin.

Cacar

16 Desember 2002, menteri kesehatan dan pelayanan Masyarakat Amerika, Tommy G. Thompson menyatakan bahwa ia tidak merencanakan untuk memberi suntikan vaksin cacar, dan ia MEREKOMENDASIKAN kepada anggota kabinet lainnya untuk TIDAK MEMINTA PELAKSANAAN PENYUNTIKAN VAKSIN ITU. ‘Sejak vaksinasi secara massal diterapkan pada jutaan bayi, banyak dilaporkan BERBAGAI GANGGUAN SERIUS PADA OTAK,JANTUNG, SISTEM METABOLISME, DAN GANGGUAN LAIN MULAI MENGISI HALAMAN-HALAMAN JURNAL KESEHATAN.’. Kenyataannya vaksin untuk janin telah digunakan untuk memasukkan encephalomyelitis, dengan indikasi terjadinya pembengkakan otak dan perdarahan di dalam. (diambil dari pernyataan Viera Scheibner, PhD)

Vaksin Hepatitis B dan Diabetes

Bart Classen, seorang dokter dari Maryland, menerbitkan data yang memperlihatkan bahwa tingkat penyakit diabetes berkembang secara signifikan di Selandia Baru mengikuti kampanye vaksin hepatitis B secara massal di kalangan anak-anak, dan tingkat penyakit diabetes ini naik secara tajam di Finlandia setelah 3 vaksin anak-anak diperkenalkan.

Thimerosal

Para anggota kongres menerapkan denda tindakan kriminal untuk institusi pemerintah yang mengetahui tentang bahaya thimerosal dalam vaksin dan tidak melakukan langkah apapun untuk melindungi anak-anak Amerika. Anggota Kongres Dan Burton (R-Indiana) selama dengar pendapat di Kongres berkata: ‘Anda bermaksud menggatakan pada saya bahwa sejak 1929 kita telah menggunakan thimerosal, dan satu-satunya pengujian yang anda tahu adalah dari tahun 1929, dan SETIAP ORANG TERKENA MENINGITIS DAN MEREKA SEMUA MENINGGAL DUNIA?’ Selama hampir satu jam Burton berulang kali bertanya pada pejabat FDA dan CDC mengenai apa yang mereka ketahui dan kapan mereka mengetahuinya.

Thimerosal berisi tambahan MERCURY yang disebut ethyl mercury. Mercury adalah zat racun logam yang dapat menyebabkan disfungsi (tidak berfungsinya) kekebalan tubuh, saraf-saraf sensorik, motorik dalam berperilaku. FDA menyebutkan bahwa beberapa bayi sangat tergantung pada vaksin yang mereka dapatkan dan kapan vaksin itu diberikan, dapat memacu berkembangnya ethyl mercury diluar standar yang ditetapkan pemerintah federal, seberapa besar toleransi ethyl mercury masuk kedalam tubuh. Gejala-gejala keracunan mercury pada anak balita adalah sama persis dengan gejala pada AUTISME. Hal ini dapat menjelaskan mengapa baru-baru ini TERJADI PENINGKATAN JUMLAH ANAK YANG DIDIAGNOSA MENDERITA AUTISME SEJAK AWAL 1990-an. Semakin banyaknya anak-anak yang didiagnosa menderita autisme tampaknya MEMILIKI KORELASI DENGAN adanya rekomendasi baik untuk mendapatkan VAKSIN HEPATITIS B dan VAKSIN HIB kepada bayi-bayi diawal 1990-an. Autisme adalah tidak berfungsinya sistem syaraf ditandai dengan gangguan saat berbahasa, perkembangan kognitif (pengetahuan), dan perkembangan sosial.

Peraturan yang Mengharuskan Vaksinasi- 23 Mei 2002

Peraturan Darurat untuk yang Berwenang di Bidang Kesehatan baru diperkenalkan di negara bagian kedua, Winconsin, dan hukum itu SUDAH DITERAPKAN DI KENTUCKY. Peraturan ini juga dipertimbangkan untuk diterapkan di 48 Negara bagian lainnya. Menurut hukum di Winconsin, bagi yang menolak gerakan vaksinasi akan dikenakan denda $ 10.000 dan atau 9 bulan kurungan penjara
JAKARTA - Indonesia dinilai sebagai negara paling terkorupsi di antara negara-negara ekonomi di Asia. Hal tersebut tercemin dari iklim investasi di Indonesia serta di daerah yang dirasa belum membuahkan hasil signifikan.

Menurut Indeks Presepsi Korupsi (IPK) yang dikeluarkan Indeks Transparasi International Korupsi memperlihatkan kinerja Indonesia dalam hal kontrol terhadap korupsi berada di bawah negara-negara ekonomi di Asia.

"Survei iklim investasi mengindentifikasikan korupsi menjadi penghambat utama investasi di tingkat pusat, korupsi lebih problematik di daerah," ujar laporan Asian Development Bank (ADB) yang diterima wartawan, di Hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa (10/8/2010).

Senin, 16 Agustus 2010

cara kerja hub dan switch

Hub dan Switch merupakan salah satu alat yang digunakan dalam membangun suatu jaringan komputer yang biasanya jaringan tersebut terdiri dari 2 atau lebih komputer. Biasanya alat ini digunakan dalam membangun jaringan LAN (Local Area Network). Topologi yang menggukan kedua device ini adalah topologi star. Berikut ini adalah penjelasan kedua alat tersebut.

Ø Hub

Hub merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual beroperasi pada layer 1 (Physical Layer). Maksudnya, hub tidak menyaring menerjemahkan sesuatu, hanya mengetahui kecepatan transfer data dan susunan pin pada kabel. Cara kerja alat ini adalah dengan cara mengirimkan sinyal paket data ke seluruh port pada hub sehingga paket data tersebut diterima oleh seluruh computer yang berhubungan dengan hub tersebut kecuali computer yang mengirimkan. Sinyal yang dikirimkan tersebut diulang-ulang walaupun paket data telah diterima oleh komputer tujuan. Hal ini menyebabkan fungsi colossion lebih sering terjadi.

Misalnya ketika ada pengiriman paket data dari port A ke port B dan pada saat yang sama ada pengiriman paket data dari port C ke port D, maka akan terjadi tabrakan (collision) karena menggunakan jalur yang sama (jalur broadcast yang sama) sehingga paket data akan menjadi rusak yang mengakibatkan pengiriman ulang paket data. Jika hal ini sering terjadi maka collison yang terjadi dapat mengganggu aktifitas pengiriman paket data yang baru maupun ulangan. Hal ini mengakibatkan penurunan kecepatan transfer data. Oleh karena itu secara fisik, hub mempunyai lampu led yang mengindikasikan terjadi collision.

Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada hub, maka pengiriman paket data tersebut akan terlihat dan terkirim ke setiap port lainnya sehingga bandwidth pada hub menjadi terbagi ke seluruh port yang ada. Semakin banyak port yang tersedia pada hub, maka bandwidth yang tersedia menjadi semakin kecil untuk setiap port.

Hal ini membuat pengiriman data pada hub dengan banyak port yang terhubung pada komputer menjadi lambat.

Ø Switch

Switch merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual berada pada layer 2 (Datalink Layer). Maksudnya, switch pada saat pengirimkan data mengikuti MAC address pada NIC (Network Interface Card) sehingga switch mengetahui kepada siapa paket ini akan diterima. Jika ada collision yang terjadi merupakan collision pada port-port yang sedang saling berkirim paket data. Misalnya ketika ada pengiriman paket data dari port A ke port B dan pada saat yang sama ada pengiriman paket data dari port C ke port D, maka tidak akan terjadi tabrakan (collision) karena alamat yang dituju berbeda dan tidak menggunakan jalur yang sama. Semakin banyak port yang tersedia pada switch, tidak akan mempengaruhi bandwidth yang tersedia untuk setiap port.

Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada switch, maka pengiriman paket data tersebut tidak akan terlihat dan tidak terkirim ke setiap port lainnya sehingga masing-masing port mempunyai bandwidth yang penuh. Hal ini menyebabkan kecepatan pentransferan data lebih terjamin.

Dari keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa switch lebih baik daripada hub baik secara perbandingan konseptual maupun secara prinsip kerjanya yang dapat membuat terjadinya collosion.

Jumat, 25 Juni 2010

DEMOKRASI TERPIMPIN


A. DEKRIT PRESIDEN

Pelaksanaan demokrasi terpimpin dimulai dengan berlakunya Dekrit Presiden 5 Juli 1959.

Latar Belakang dikeluarkan dekrit Presiden :

* Undang-undang Dasar yang menjadi pelaksanaan pemerintahan negara belum berhasil dibuat sedangkan Undang-undang Dasar Sementara (UUDS 1950) dengan sistem pemerintahan demokrasi liberal dianggap tidak sesuai dengan kondisi kehidupan masyarakat Indonesia.

* Kegagalan konstituante dalam menetapkan undang-undang dasar sehingga membawa Indonesia ke jurang kehancuran sebab Indonesia tidak mempunyai pijakan hukum yang mantap.

* Situasi politik yang kacau dan semakin buruk.

* Terjadinya sejumlah pemberontakan di dalam negeri yang semakin bertambah gawat bahkan menjurus menuju gerakan sparatisme.

* Konflik antar partai politik yang mengganggu stabilitas nasional

* Banyaknya partai dalam parlemen yang saling berbeda pendapat sementara sulit sekali untuk mempertemukannya.

* Masing-masing partai politik selalu berusaha untuk menghalalkan segala cara agar tujuan partainya tercapai.



Demi menyelamatkan negara maka presiden melakukan tindakan mengeluarkan keputusan Presiden RI No. 75/1959 sebuah dekrit yang selanjutnya dikenal dengan Dekrit Presiden 5 Juli 1959.

Tujuan dikeluarkan dekrit adalah untuk menyelesaikan masalah negara yang semakin tidak menentu dan untuk menyelamatkan negara.



Isi Dekrit Presiden adalah sebagai berikut.

a. Pembubaran konstituante

b. Tidak berlakunya UUDS 1950 dan berlakunya kembali UUD 1945.

c. Pembentukan MPRS dan DPAS



Reaksi dengan adanya Dekrit Presiden:

* Rakyat menyambut baik sebab mereka telah mendambakan adanya stabilitas politik yang telah goyah selama masa Liberal.

* Mahkamah Agung membenarkan dan mendukung pelaksanaan Dekrit Presiden.

* KSAD meminta kepada seluruh anggota TNI-AD untuk melaksanakan pengamanan Dekrit Presiden.

* DPR pada tanggal 22 Juli 1945 secara aklamasi menyatakan kesediaannya untuk melakanakan UUD 1945.



Dampak positif diberlakukannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959, adalah sebagai berikut.

* Menyelamatkan negara dari perpecahan dan krisis politik berkepanjangan.

* Memberikan pedoman yang jelas, yaitu UUD 1945 bagi kelangsungan negara.

* Merintis pembentukan lembaga tertinggi negara, yaitu MPRS dan lembaga tinggi negara berupa DPAS yang selama masa Demokrasi Parlemen tertertunda pembentukannya.



Dampak negatif diberlakukannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959, adalah sebagai berikut.

* Ternyata UUD 1945 tidak dilaksanakan secara murni dan konsekuen. UUD 45 yang harusnya menjadi dasar hukum konstitusional penyelenggaraan pemerintahan pelaksanaannya hanya menjadi slogan-slogan kosong belaka.

* Memberi kekeuasaan yang besar pada presiden, MPR,dan lembaga tinggi negara. Hal itu terlihat pada masa Demokrasi terpimpin dan berlanjut sampai Orde Baru.

* Memberi peluang bagi militer untuk terjun dalam bidang politik. Sejak Dekrit, militer terutama Angkatan Darat menjadi kekuatan politik yang disegani. Hal itu semakin terlihat pada masa Orde Baru dan tetap terasa sampai sekarang.





B. PELAKSANAAN DEMOKRASI TERPIMPIN

Demokrasi Terpimpin berlaku di Indonesia antara tahun 1959-1966, yaitu dari dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 hingga Jatuhnya kekuasaan Sukarno.

Disebut Demokrasi terpimpin karena demokrasi di Indonesia saat itu mengandalkan pada kepemimpinan Presiden Sukarno.

Terpimpin pada saat pemerintahan Sukarno adalah kepemimpinan pada satu tangan saja yaitu presiden.

Tugas Demokrasi terpimpin :

Demokrasi Terpimpin harus mengembalikan keadaan politik negara yang tidak setabil sebagai warisan masa Demokrasi Parlementer/Liberal menjadi lebih mantap/stabil.

Demokrasi Terpimpin merupakan reaksi terhadap Demokrasi Parlementer/Liberal. Hal ini disebabkan karena :

* Pada masa Demokrasi parlementer, kekuasaan presiden hanya terbatas sebagai kepala negara.

* Sedangkan kekuasaan Pemerintah dilaksanakan oleh partai.

Dampaknya: Penataan kehidupan politik menyimpang dari tujuan awal, yaitu demokratisasi (menciptakan stabilitas politik yang demokratis) menjadi sentralisasi (pemusatan kekuasaan di tangan presiden).



Pelaksanaan masa Demokrasi Terpimpin :

* Kebebasan partai dibatasi

* Presiden cenderung berkuasa mutlak sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.

* Pemerintah berusaha menata kehidupan politik sesuai dengan UUD 1945.

* Dibentuk lembaga-lembaga negara antara lain MPRS,DPAS, DPRGR dan Front Nasional.



Penyimpangan-penyimpangan pelaksanaan Demokrasi terpimpin dari UUD 1945 adalah sebagai berikut.

1. Kedudukan Presiden

Berdasarkan UUD 1945, kedudukan Presiden berada di bawah MPR. Akan tetapi, kenyataannya bertentangan dengan UUD 1945, sebab MPRS tunduk kepada Presiden. Presiden menentukan apa yang harus diputuskan oleh MPRS. Hal tersebut tampak dengan adanya tindakan presiden untuk mengangkat Ketua MPRS dirangkap oleh Wakil Perdana Menteri III serta pengagkatan wakil ketua MPRS yang dipilih dan dipimpin oleh partai-partai besar serta wakil ABRI yang masing-masing berkedudukan sebagai menteri yang tidak memimpin departemen.



2. Pembentukan MPRS

Presiden juga membentuk MPRS berdasarkan Penetapan Presiden No. 2 Tahun 1959. Tindakan tersebut bertentangan dengan UUD 1945 karena Berdasarkan UUD 1945 pengangkatan anggota MPRS sebagai lembaga tertinggi negara harus melalui pemilihan umum sehingga partai-partai yang terpilih oleh rakyat memiliki anggota-anggota yang duduk di MPR.

Anggota MPRS ditunjuk dan diangkat oleh Presiden dengan syarat :

Setuju kembali kepada UUD 1945, Setia kepada perjuangan Republik Indonesia, dan Setuju pada manifesto Politik.

Keanggotaan MPRS terdiri dari 61 orang anggota DPR, 94 orang utusan daerah, dan 200 orang wakil golongan.

Tugas MPRS terbatas pada menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN).



3. Pembubaran DPR dan Pembentukan DPR-GR

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hasil pemilu tahun 1955 dibubarkan karena DPR menolak RAPBN tahun 1960 yang diajukan pemerintah. Presiden selanjutnya menyatakan pembubaran DPR dan sebagai gantinya presiden membentuk Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR). Dimana semua anggotanya ditunjuk oleh presiden. Peraturan DPRGR juga ditentukan oleh presiden. Sehingga DPRGR harus mengikuti kehendak serta kebijakan pemerintah. Tindakan presiden tersebut bertentangan dengan UUD 1945 sebab berdasarkan UUD 1945 presiden tidak dapat membubarkan DPR.

Tugas DPR GR adalah sebagai berikut.

* Melaksanakan manifesto politik

* Mewujudkan amanat penderitaan rakyat

* Melaksanakan Demokrasi Terpimpin



4. Pembentukan Dewan Pertimbangan Agung Sementara

Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS) dibentuk berdasarkan Penetapan Presiden No.3 tahun 1959. Lembaga ini diketuai oleh Presiden sendiri. Keanggotaan DPAS terdiri atas satu orang wakil ketua, 12 orang wakil partai politik, 8 orang utusan daerah, dan 24 orang wakil golongan. Tugas DPAS adalah memberi jawaban atas pertanyaan presiden dan mengajukan usul kepada pemerintah.

Pelaksanaannya kedudukan DPAS juga berada dibawah pemerintah/presiden sebab presiden adalah ketuanya. Hal ini disebabkan karena DPAS yang mengusulkan dengan suara bulat agar pidato presiden pada hari kemerdekaan RI 17 AGUSTUS 1959 yang berjudul ”Penemuan Kembali Revolusi Kita” yang dikenal dengan Manifesto Politik Republik Indonesia (Manipol) ditetapkan sebagai GBHN berdasarkan Penpres No.1 tahun 1960. Inti Manipol adalah USDEK (Undang-undang Dasar 1945, Sosialisme Indonesia, Demokrasi Terpimpin, Ekonomi Terpimpin, dan Kepribadian Indonesia). Sehingga lebih dikenal dengan MANIPOL USDEK.



5. Pembentukan Front Nasional

Front Nasional dibentuk berdasarkan Penetapan Presiden No.13 Tahun 1959. Front Nasional merupakan sebuah organisasi massa yang memperjuangkan cita-cita proklamasi dan cita-cita yang terkandung dalam UUD 1945. Tujuannya adalah menyatukan segala bentuk potensi nasional menjadi kekuatan untuk menyukseskan pembangunan. Front Nasional dipimpin oleh Presiden Sukarno sendiri. Tugas front nasional adalah sebagai berikut.

* Menyelesaikan Revolusi Nasional

* Melaksanakan Pembangunan

* Mengembalikan Irian Barat



6. Pembentukan Kabinet Kerja

Tanggal 9 Juli 1959, presiden membentuk kabinet Kerja. Sebagai wakil presiden diangkatlah Ir. Juanda. Hingga tahun 1964 Kabinet Kerja mengalami tiga kali perombakan (reshuffle). Program kabinet ini adalah sebagai berikut.

* Mencukupi kebutuhan sandang pangan

* Menciptakan keamanan negara

* Mengembalikan Irian Barat.



7. Keterlibatan PKI dalam Ajaran Nasakom

Perbedaan ideologi dari partai-partai yang berkembang masa demokrasi parlementer menimbulkan perbedaan pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdampak pada terancamnya persatuan di Indonesia. Pada masa demokrasi terpimpin pemerintah mengambil langkah untuk menyamakan pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menyampaikan ajaran NASAKOM (Nasionalis, Agama, dan Komunis). Tujuannya untuk menggalang persatuan bangsa.

Bagi presiden NASAKOM merupakan cerminan paham berbagai golongan dalam masyarakat. Presiden yakin bahwa dengan menerima dan melaksanakan Nasakom maka persatuan Indonesia akan terwujud. Ajaran Nasakom mulai disebarkan pada masyarakat. Dikeluarkan ajaran Nasakom sama saja dengan upaya untuk memperkuat kedudukan Presiden sebab jika menolak Nasakom sama saja dengan menolak presiden.

Kelompok yang kritis terhadap ajaran Nasakom adalah kalangan cendekiawan dan ABRI. Upaya penyebarluasan ajaran Nasakom dimanfaatkan oleh PKI dengan mengemukakan bahwa PKI merupakan barisan terdepan pembela NASAKOM. Keterlibatan PKI tersebut menyebabkan ajaran Nasakom menyimpang dari ajaran kehidupan berbangsa dan bernegara serta mengeser kedudukan Pancasila dan UUD 1945 menjadi komunis. Selain itu PKI mengambil alih kedudukan dan kekuasaan pemerintahan yang sah. PKI berhasil meyakinkan presiden bahwa Presiden Sukarno tanpa PKI akan menjadi lemah terhadap TNI.



8. Adanya ajaran RESOPIM

Tujuan adanya ajaran RESOPIM (Revolusi, Sosialisme Indonesia, dan Pimpinan Nasional) adalah untuk memperkuat kedudukan Presiden Sukarno. Ajaran Resopim diumumkan pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-16.

Inti dari ajaran ini adalah bahwa seluruh unsur kehidupan berbangsa dan bernegara harus dicapai melalui revolusi, dijiwai oleh sosialisme, dan dikendalikan oleh satu pimpinan nasional yang disebut Panglima Besar Revolusi (PBR), yaitu Presiden Sukarno.

Dampak dari sosialisasi Resopim ini maka kedudukan lembaga-lembaga tinggi dan tertinggi negara ditetapkan dibawah presiden. Hal ini terlihat dengan adanya pemberian pangkat menteri kepada pimpinan lembaga tersebut, padahal kedudukan menteri seharusnya sebagai pembantu presiden.



9. Angkatan Bersenjata Republik Indonesia

TNI dan Polri disatukan menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) yang terdiri atas 4 angkatan yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, dan Angkatan Kepolisian. Masing-masing angkatan dipimpin oleh Menteri Panglima Angkatanyang kedudukannya langsung berada di bawah presiden. ABRI menjadi salah satu golongan fungsional dan kekuatan sosial politik Indonesia.



10. Pentaan Kehidupan Partai Politik

Pada masa demokrasi Parlementer, partai dapat melakukan kegiatan politik secara leluasa. Sedangkan pada masa demokrasi terpimpin, kedudukan partai dibatasi oleh penetapan presiden No. 7 tahun 1959. Partai yang tidak memenuhi syarat, misalnya jumlah anggota yang terlalu sedikit akan dibubarkan sehingga dari 28 partai yang ada hanya tinggal 11 partai.

Tindakan pemerintah ini dikenal dengan penyederhanaan kepartaian.

Pembatasan gerak-gerik partai semakin memperkuat kedudukan pemerintah terutama presiden. Kedudukan presiden yang kuat tersebut tampak dengan tindakannya untuk membubarkan 2 partai politik yang pernah berjaya masa demokrasi Parlementer yaitu Masyumi dan Partai Sosialis Indonesia (PSI). Alasan pembubaran partai tersebuat adalah karena sejumlah anggota dari kedua partai tersebut terlibat dalam pemberontakan PRRI dan Permesta. Kedua Partai tersebut resmi dibubarkan pada tanggal 17 Agustus 1960.



11. Arah Politik Luar Negeri

a. Politik Konfrontasi Nefo dan Oldefo

Terjadi penyimpangan dari politik luar negeri bebas aktif yang menjadi cenderung condong pada salah satu poros. Saat itu Indonesia memberlakukan politik konfrontasi yang lebih mengarah pada negara-negara kapitalis seperti negara Eropa Barat dan Amerika Serikat. Politik Konfrontasi tersebut dilandasi oleh pandangan tentang Nefo (New Emerging Forces) dan Oldefo (Old Established Forces)

Nefo merupakan kekuatan baru yang sedang muncul yaitu negara-negara progresif revolusioner (termasuk Indonesia dan negara-negara komunis umumnya) yang anti imperialisme dan kolonialisme.

Oldefo merupakan kekuatan lama yang telah mapan yakni negara-negara kapitalis yang neokolonialis dan imperialis (Nekolim).

Untuk mewujudkan Nefo maka dibentuk poros Jakarta-Phnom Penh-Hanoi-Peking-Pyong Yang. Dampaknya ruang gerak Indonesia di forum internasional menjadi sempit sebab hanya berpedoman ke negara-negara komunis.

b. Politik Konfrontasi Malaysia

Indonesia juga menjalankan politik konfrontasi dengan Malaysia. Hal ini disebabkan karena pemerintah tidak setuju dengan pembentukan negara federasi Malaysia yang dianggap sebagai proyek neokolonialisme Inggris yang membahayakan Indonesia dan negara-negara blok Nefo.

Dalam rangka konfrontasi tersebut Presiden mengumumkan Dwi Komando Rakyat (Dwikora) pada tanggal 3 Mei 1964, yang isinya sebagai berikut.

* Perhebat Ketahanan Revolusi Indonesia.

* Bantu perjuangan rakyat Malaysia untuk membebaskan diri dari Nekolim Inggris.

Pelaksanaan Dwikora dengan mengirimkan sukarelawan ke Malaysia Timur dan Barat menunjukkan adanya campur tanggan Indonesia pada masalah dalam negeri Malaysia.

c. Politik Mercusuar

Politik Mercusuar dijalankan oleh presiden sebab beliau menganggap bahwa Indonesia merupakan mercusuar yang dapat menerangi jalan bagi Nefo di seluruh dunia.

Untuk mewujudkannya maka diselenggarakan proyek-proyek besar dan spektakuler yang diharapkan dapat menempatkan Indonesia pada kedudukan yang terkemuka di kalangan Nefo. Proyek-proyek tersebut membutuhkan biaya yang sangat besar mencapai milyaran rupiah diantaranya diselenggarakannya GANEFO (Games of the New Emerging Forces ) yang membutuhkan pembangunan kompleks Olahraga Senayan serta biaya perjalanan bagi delegasi asing.

Pada tanggal 7 Januari 1965, Indonesia keluar dari keanggotaan PBB sebab Malaysia diangkat menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

d. Politik Gerakan Non-Blok

Gerakan Non-Blok merupakan gerakan persaudaraan negara-negara Asia-Afrika yang kehidupan politiknya tidak terpengaruh oleh Blok Barat maupun Blok Timur.

Selanjutnya gerakan ini memusatkan perjuangannya pada gerakan kemerdekaan bangsa-bangsa Asia-Afrika dan mencegah perluasan Perang Dingin.

Keterlibatan Indonesia dalam GNB menunjukkan bahwa kehidupan politik Indonesia di dunia sudah cukup maju.

GNB merupakan gerakan yang bebas mendukung perdamaian dunia dan kemanusiaan. Bagi RI, GNB merupakan pancaran dan revitalisasi dari UUD1945 baik dalam skala nasional dan internasional.



Besarnya kekuasaan Presiden dalam Pelaksanaan demokrasi terpimpin tampak dengan:

a. Pengangkatan Ketua MPRS dirangkap oleh Wakil Perdana Menteri III serta pengagkatan wakil ketua MPRS yang dipilih dan dipimpin oleh partai-partai besar serta wakil ABRI yang masing-masing berkedudukan sebagai menteri yang tidak memimpin departemen.

b. Pidato presiden yang berjudul ”Penemuan Kembali Revolusi Kita” pada tanggal 17 Agustus 1959 yang dikenal dengan Manifesto Politik Republik Indonesia (Manipol) ditetapkan sebagai GBHN atas usul DPA yang bersidang tanggal 23-25 September 1959.

c. Inti Manipol adalah USDEK (Undang-undang Dasar 1945, Sosialisme Indonesia, Demokrasi Terpimpin, Ekonomi Terpimpin, dan Kepribadian Indonesia). Sehingga lebih dikenal dengan MANIPOL USDEK.

d. Pengangkatan Ir. Soekarno sebagai Pemimpin Besar Revolusi yang berarti sebagai presiden seumur hidup.

e. Pidato presiden yang berjudul ”Berdiri di atas Kaki Sendiri” sebagai pedoman revolusi dan politik luar negeri.

f. Presiden berusaha menciptakan kondisi persaingan di antara angkatan, persaingan di antara TNI dengan Parpol.

g. Presiden mengambil alih pemimpin tertinggi Angkatan Bersenjata dengan di bentuk Komandan Operasi Tertinggi (KOTI).





C. SISTEM EKONOMI DEMOKRASI TERPIMPIN

Seiring dengan perubahan politik menuju demokrasi terpimpin maka ekonomipun mengikuti ekonomi terpimpin. Sehingga ekonomi terpimpin merupakan bagian dari demokrasi terpimpin. Dimana semua aktivitas ekonomi disentralisasikan di pusat pemerintahan sementara daerah merupakan kepanjangan dari pusat. Langkah yang ditempuh pemerintah untuk menunjang pembangunan ekonomi adalah sebagai berikut.

1. Pembentukan Badan Perancang Pembangunan Nasional (Bappenas)

Untuk melaksanakan pembangunan ekonomi di bawah Kabinet Karya maka dibentuklah Dewan Perancang Nasional (Depernas) pada tanggal 15 Agustus 1959 dipimpin oleh Moh. Yamin dengan anggota berjumlah 50 orang.

Tugas Depernas :

* Mempersiapkan rancangan Undang-undang Pembangunan Nasional yang berencana

* Menilai Penyelenggaraan Pembangunan

Hasil yang dicapai, dalam waktu 1 tahun Depenas berhasil menyusun Rancangan Dasar Undang-undang Pembangunan Nasional Sementara Berencana tahapan tahun 1961-1969 yang disetujui oleh MPRS.

Mengenai masalah pembangunan terutama mengenai perencanaan dan pembangunan proyek besar dalam bidang industri dan prasarana tidak dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan.

1963 Dewan Perancang Nasional (Depernas) diganti dengan nama Badan Perancang Pembangunan Nasional (Bappenas) yang dipimpin oleh Presiden Sukarno.

Tugas Bappenas adalah

* Menyusun rencana jangka panjang dan rencana tahuanan, baik nasional maupun daerah.

* Mengawasi dan menilai pelaksanaan pembangunan.

* Menyiapkan serta menilai hasil kerja mandataris untuk MPRS.



2. Penurunan Nilai Uang (Devaluasi)

Tujuan dilakukan Devaluasi :

* Guna membendung inflasi yang tetap tinggi

* Untuk mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat

* Meningkatkan nilai rupiah sehingga rakyat kecil tidak dirugikan.



Maka pada tanggal 25 Agustus 1959 pemerintah mengumumkan keputusannya mengenai penuruan nilai uang (devaluasi), yaitu sebagai berikut.

a. Uang kertas pecahan bernilai Rp. 500 menjadi Rp. 50

b. Uang kertas pecahan bernilai Rp. 1.000 menjadi Rp. 100

c. Pembekuan semua simpanan di bank yang melebihi Rp. 25.000

Tetapi usaha pemerintah tersebut tetap tidak mampu mengatasi kemerosotan ekonomi yang semakin jauh, terutama perbaikan dalam bidang moneter. Para pengusaha daerah di seluruh Indonesia tidak mematuhi sepenuhnya ketentuan keuangan tersebut.

Pada masa pemotongan nilai uang memang berdampak pada harga barang menjadi murah tetapi tetap saja tidak dapat dibeli oleh rakyat karena mereka tidak memiliki uang. Hal ini disebabkan karena :

* Penghasilan negara berkurang karena adanya gangguan keamanan akibat pergolakan daerah yang menyebabkan ekspor menurun.

* Pengambilalihan perusahaan Belanda pada tahun 1958 yang tidak diimbangi oleh tenaga kerja manajemen yang cakap dan berpengalaman.

* Pengeluaran biaya untuk penyelenggaraan Asian Games IV tahun 1962, RI sedang mengeluarkan kekuatan untuk membebaskan Irian Barat.



3. Kenaikan laju inflasi

Latar Belakang meningkatnya laju inflasi :

* Penghasilan negara berupa devisa dan penghasilan lainnya mengalami kemerosotan.

* Nilai mata uang rupiah mengalami kemerosotan.

* Anggaran belanja mengalami defisit yang semakin besar.

* Pinjaman luar negeri tidak mampu mengatasi masalah yang ada.

* Upaya likuidasi semua sektor pemerintah maupun swasta guna penghematan dan pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran belanja tidak berhasil.

* Penertiban administrasi dan manajemen perusahaan guna mencapai keseimbangan keuangan tak memberikan banyak pengaruh.

* Penyaluran kredit baru pada usaha-usaha yang dianggap penting bagi kesejahteraan rakyat dan pembangunan mengalami kegagalan.



Kegagalan-kegagalan tersebut disebabkan karena:

* Pemerintah tidak mempunyai kemauan politik untuk menahan diri dalam melakukan pengeluaran.

* Pemerintah menyelenggarakan proyek-proyek mercusuar seperti GANEFO (Games of the New Emerging Forces ) dan CONEFO (Conference of the New Emerging Forces) yang memaksa pemerintah untuk memperbesar pengeluarannya pada setiap tahunnya.



Dampaknya :

* Inflasi semakin bertambah tinggi

* Harga-harga semakin bertambah tinggi

* Kehidupan masyarakat semakin terjerpit

* Indonesia pada tahun 1961 secara terus menerus harus membiayai kekeurangan neraca pembayaran dari cadangan emas dan devisa.

* Ekspor semakin buruk dan pembatasan Impor karena lemahnya devisa.

* 1965, cadangan emas dan devisa telah habis bahkan menunjukkan saldo negatif sebesar US$ 3 juta sebagai dampak politik konfrontasi dengan Malaysia dan negara-negara barat.



Kebijakan pemerintah :

* Keadaan defisit negara yang semakin meningkat ini diakhiri pemerintah dengan pencetakan uang baru tanpa perhitungan matang. Sehingga menambah berat angka inflasi.

* 13 Desember 1965 pemerintah mengambil langkah devaluasi dengan menjadikan uang senilai Rp. 1000 menjadi Rp. 1.



Dampaknya dari kebijakan pemerintah tersebut :

* Uang rupiah baru yang seharusnya bernilai 1000 kali lipat uang rupiah lama akan tetapi di masyarakat uang rupiah baru hanya dihargai sekitar 10 kali lipat lebih tinggi dari uang rupiah baru.

* Tindakan moneter pemerintah untuk menekan angka inflasi malahan menyebabkan meningkatnya angka inflasi.



4. Deklarasi Ekonomi (Dekon)

Latar belakang dikeluarkan Deklarasi Ekonomi adalah karena:

* Berbagai peraturan dikeluarkan pemerintah untuk merangsang ekspor (export drive) mengalami kegagalan, misalnya Sistem Bukti Ekspor (BE)

* Sulitnya memperoleh bantuan modal dan tenaga dari luar negri sehingga pembangunan yang direncanakan guna meningkatkan taraf hidup rakyat tidak dapat terlaksana dengan baik.

Sehingga pada tanggal 28 Maret 1963 dikeluarkan landasan baru guna perbaikan ekonomi secara menyeluruh yaitu Deklarasi Ekonomi (DEKON) dengan 14 peraturan pokoknya.

Dekon dinyatakan sebagai strategi dasar ekonomi Terpimpin Indonesia yang menjadi bagian dari strategi umum revolusi Indonesia.

Strategi Dekon adalah mensukseskan Pembangunan Sementara Berencana 8 tahun yang polanya telah diserahkan oleh Bappenas tanggal 13 Agustus 1960.

Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa sistem ekonomi Indonesia adalah Berdikari yaitu berdiri diatas kaki sendiri.

Tujuan utama dibentuk Dekon adalah untuk menciptakan ekonomi yang bersifat nasional, demokratis, dan bebas dari sisa-sisa imperialisme untuk mencapai tahap ekonomi sosialis Indonesia dengan cara terpimpin.



Pelaksanaannya,

* Peraturan tersebut tidak mampu mengatasi kesulitan ekonomi dan masalah inflasi

* Dekon mengakibatkan stagnasi bagi perekonomian Indonesia

* Kesulitan-kesulitan ekonomi semakin mencolok, tampak dengan adanya kenaikan harga barang mencapai 400 % pada tahun 1961-1962.

* Beban hidup rakyat semakin berat.



Kegagalan Peraturan Pemerintah disebabkan karena:

* Tidak terwujudnya pinjaman dari International Monetary Fund (IMF) sebesar US$ 400 juta.

* Adanya masalah ekonomi yang muncul karena pemutusan hubungan dengan Singapura dan Malaysia dalam rangka kasi Dwikora.

* Politik konfrontasi dengan Malaysia dan negara barat semakin memperparah kemerosotan ekonomi Indonesia.



5. Meningkatkan Perdagangan dan Perkreditan Luar Negeri

Pemerintah membangkitkan ekonomi agraris atau pertanian, sebab kurang lebih 80% penduduk Indonesia hidup dari bidang pertanian. Hasil pertanian tersebut diekspor untuk memperoleh devisa yang selanjutnya digunakan untuk mengimpor berbagai bahan baku/ barang konsumsi yang belum dihasilkan di Indonesia.

Jika Indonesia tidak mampu memperoleh keuntungan maka akan mencari bantuan berupa kredit luar negeri guna memenuhi biaya import dan memenuhi kebutuhan masyarakat di dalam negeri. Sehingga Indonesia mampu memeprbesar komoditi ekspor, dari eksport tersebut maka akan digunakan untuk membayar utang luar negeri dan untuk kepentingan dalam negeri. Dengan bantuan kredit tersebut membuka jalan bagi perdagangan dari negara yang memeberikan pinjaman kepada Indonesia.



6. Kebijakan lain pemerintah

a. Pembentukan Komando Tertinggi Operasi Ekonomi (KOTOE) dan Kesatuan Operasi (KESOP)

Dikeluarkan peraturan tanggal 17 April 1964 mengenai adanya Komando Tertinggi Operasi Ekonomi (KOTOE) dan Kesatuan Operasi (KESOP) dalam usaha perdagangan.

b. Peleburan bank-bank negara

Presiden berusaha mempersatukan semua bank negara ke dalam satu bank sentral sehingga didirikan Bank Tunggal Milik Negara berdasarkan Penpres No. 7 tahun 1965.

Tugas bank tersebut adalah sebagai bank sirkulasi, bank sentral, dan bank umum.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut maka dilakukan peleburan bank-bank negara seperti Bank Koperasi dan Nelayan (BKTN), Bank Umum Negara, Bank Tabungan Negara, Bank Negara Indonesia ke dalam Bank Indonesia.

Dibentuklah Bank Negara Indonesia yang terbagi dalam beberapa unit dengan tugas dan pekerjaan masing-masing.

Tindakan itu menimbulkan spekulasi dan penyelewengan dalam penggunaan uang negara sebab tidak ada lembaga pengawas.



Kegagalan pemerintah dalam menanggung masalah ekonomi, disebabkan karena:

* Semua kegiatan ekonomi terpusat sehingga kegitan ekonomi mengalami penuruan yang disertai dengan infasi.

* Masalah ekonomi tidak diatasi berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi, tetapi diatasi dengan cara-cara politis.

* Kemenangan politik diutamakan sedangkan kehidupan ekonomi diabaikan (politik dikedepankan tanpa memperhatikan ekonomi).

* Peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah sering bertentangana antara satu peraturan dengan peraturan yang lainnya.

* Tidak ada ukuran yang objektif untuk menilai suatu usaha atau hasil dari suatu usaha.

* Terjadinya berbagai bentuk penyelewengan dan salah urus.

* Kebrangkutan tidak dapat dikendalikan, Masyarakat mengalami kesulitan hidup, kemiskinan, dan kriminalitas.





D. PERJUANGAN MEMBEBASKAN IRIAN BARAT

Ada 3 bentuk perjuangan dalam rangka pembebesan Irian Barat : Diplomasi, Konfrontasi Politik dan Ekonomi serta Konfrontasi Militer.

1. Perjuangan Diplomasi

Ditempuh guna menunjukkan niat baik Indonesia mandahulukan cara damai dalam menyelesaikan persengketaan. Perjuangan tersebut dilakukan dengan perundingan. Jalan diplomasi ini sudah dimulai sejak kabinet Natsir (1950) yang selanjutnya dijadikan program oleh setiap kabinet. Meskipun selalu mengalami kegagalan sebab Belanda masih menguasai Irian Barat bahkan secara sepihak memasukkan Irian Barat ke dalam wilayah Kerajaan Belanda.

Perjuangan secara diplomasi ditempuh dengan 2 tahap, yaitu

e. Secara bilateral, melalui perundingan dengan belanda.

Berdasarkan perjanjian KMB masalah Irian Barat akan diselesaikan melalui perundingan, setahun setelah pengakuan kedaulatan. Pihak Indonesia menganggap bahwa Belanda akan menyerahkan Irian Barat pada waktu yang telah ditentukan. Sementara Belanda mengartikan perjanjian KMB tersebut bahwa Irian Barat hanya akan dibicarakan sebatas perundingan saja, bukan diserahkan. Berdasarkan alasan tersebut maka Belanda mempunyai alasan untuk tetap menguasai Indonesia. Akhirnya perundingan dengan Belanda inipun mengalami kegagalan.

f. Diplomasi dalam forum PBB, yaitu dengan membawa masalah Indonesia-Belanda ke sidang PBB. Dilakukan sejak Kabinet Ali Sastroamijoyo I, Burhanuddin Harahap, hingga Ali Sastroamijoyo II.

Dikarenakan penyelesaian secara diplomatik mengalami kegagalan dan karena adanya pembatalan Uni Indonesia-Belanda secara sepihak maka Indonesia sejak 1954 melibatkan PBB dalam menyelesaikan masalah Irian Barat.

Dalam sidang PBB Indonesia berupaya meyakinkan bahwa masalah Irian Barat perlu mendapatkan perhatian Internasional. Alasan Indonesia adalah karena masalah Irian Barat menunjukkan adanya penindasan suatu bangsa terhadap hak bangsa lain.

Upaya melalui forum PBB pun tidak berhasil karena mereka menganggap masalah Irian Barat merupakan masalah intern antara Indonesia-Belanda. Negara-negara barat masih tetap mendukung posisi Belanda. Indonesia justru mendapat dukungan dari negara-negara peserta KAA di Bandung yang mengakui bahwa Irian Barat merupakan bagian dari Negara Kesatuan republik Indonesia.



2. Perjuangan Konfrontasi Politik, Ekonomi dan Militer

Karena perjuangan diplomasi baik bilateral maupun dalam forum PBB belum menunjukkan hasil sehingga Indonesia meningkatkan perjuangannya dalam bentuk konfrontasi. Konfrontasi dilakukan tetapi tetap saja melanjutkan diplomasi dalam sidang-sidang PBB. Konfrontasi yang ditempuh yaitu konfrontasi politik dan ekonomi, serta konfrontasi militer.

Konfrontasi militer terpaksa dilakukan setelah Belanda tidak mau berkompromi dengan Indonesia.

a. Konfrontasi Politik dan Ekonomi

Konfrontasi ekonomi dilakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap aset-aset dan kepentingan-kepentingan ekonomi Belanda di Indonesia. Konfrontasi ekonomi tersebut sebagai berikut.

1) Tahun 1956 secara sepihak Indonesia membatalkan hasil KMB, diumumkan pembatalan utang-utang RI kepada Belanda.

2) Selama tahun 1957 dilakukan :

* Pemogokan buruh di perusahaan-perusahaan Belanda

* Melarang terbitan-terbitan dan film berbahasa Belanda

* Melarang penerbangan kapal-kapal Belanda

* Memboikot kepentingan-kepentingan Belanda di Indonesia

3) Selama tahun 1958-1959 dilakukan :

* Nasionalisasi terhadap ± 700 perusahaan-perusahaan Belanda di Indonesia

* Mengalihkan pusat pemasaran komoditi RI dan Rotterdam (Belanda) ke Bremen, Jerman.



Konfrontasi Politik dilakukan melalui tindakan sebagai berikut.

1) Tahun 1951, Kabinet Sukiman menyatakan bahwa hubungan Indonesia dengan Belanda merupakan hubungan bilateral biasa, bukan hubungan Unie-Statuut.

2) Tanggal 3 Mei 1956, pada masa Kabinet Ali Sastroamijoyo II, diumumkan pembatalan semua hasil KMB.

3) Pada tanggal 17 Agustus 1956 dibentuk provinsi Irian Barat dengan ibukotanya kotanya di Soa Siu (Tidore) dan Zaenal Abidin Syah (Sultan Tidore) sebagai gubernurnya yang dilantik tanggal 23 September 1956. Provinsi Irian Barat meliputi : Irian, Tidore, Oba, Weda, Patani, dan Wasile.

4) 18 November 1957 terjadi Rapat umum pembebasan Irian Barat di Jakarta.

5) Tahun 1958, Pemerintah RI menghentikan kegiatan-kegiatan konsuler Belanda di Indonesia. Pemecatan semua pekerja warga Belanda di Indonesia

6) Tanggal 8 Februari 1958, dibentuk Front Nasional Pembebasan Irian Barat.

7) Tanggal 17 Agustus 1960 diumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Belanda.



b. Konfrontasi Militer

Dampak dari tindakan konfrontasi politik dan ekonomi tersebut maka tahun 1961 dalam Sidang Majelis Umum PBB terjadi perdebatan mengenai masalah Irian Barat.

Diputuskan bahwa Diplomat Amerika Serikat Ellsworth Bunker bersedia menjadi penengah dalam perselisihan antara Indonesia dan Belanda.



Bunker mengajukan usul yang dikenal dengan Rencana Bunker, yaitu :

1. Pemerintah Irian Barat harus diserahkan kepada Republik Indonesia.

2. Setelah sekian tahun, rakyat Irian Barat harus diberi kesempatan untuk menentukan pendapat apakah tetap dalam negara Republik Indonesia atau memisahkan diri.

3. Pelaksanaan penyelesaian masalah Irian Barat akan selesai dalam jangka waktu dua tahun.

4. Guna menghindari bentrokan fisik antara pihak yang bersengketa, diadakan pemerintah peralihan di bawah pengawasan PBB selama satu tahun.



Indonesia menyetujui usul itu dengan catatan jangka waktu diperpendek.

Pihak Belanda tidak mengindahkan usul tersebut bahkan mengajukan usul untuk menyerahkan Irian Barat di bawah pengawasan PBB. Selanjutnya PBB membentuk negara Papua dalam jangka waktu 16 tahun.

Jadi Belanda tetap tidak ingin Irian Barat menjadi bagian dari Indonesia. Keinginan Belanda tersebut tampak jelas ketika tanpa persetujuan PBB, Belanda mendirikan negara Papua, lengkap dengan bendera dan lagu kebangsaan.

Tindakan Belanda tersebut tidak melemahkan semangat bangsa Indonesia. Indonesia menganggap bahwa sudah saatnya menempuh jalan kekuatan fisik (militer).



Perjuangan melalui jalur militer ditempuh dengan tujuan untuk:

* Menunjukkan kesungguhan Indonesia dalam memperjuangankan apa pun yang memang menjadi haknya.

* Menunjukkan kesungguhan dan memperkuat posisi Indonesia.

* Menunjukkan sikap tidak kenal menyerah dalam merebut Irian Barat.



Persiapan pemerintah untuk menggalang kekuatan militer adalah :

* Pada Desember 1960, mengirimkan misi ke Uni Soviet untuk membeli senjata dan perlengkapan perang lainnya.

* KSAD mengunjungi beberapa negara, seperti India, Pakistan, tahiland, Filipina, Australia, Selandia Baru, Jerman, Perancis, dan Inggris untuk menjajaki sikap negara-negara tersebut bila terjadi perang antara Indonesia dengan Belanda.



Tindakan persiapan Indonesia tersebut dianggap oleh Belanda sebagai upaya untuk melaklukan Agresi. Sehingga Belanda kemudian memperkuat armada dan angkatan perangnya di Irian Barat dengan mendatangkan kapal induk Karel Dorman.



Maka Pada tanggal 19 Desember 1961, Presiden Sukarno mengumumkan Tri Komando Rakyat (Trikora) di Yogyakarta yang telah dirumuskan oleh Dewan Pertahanan Nasional. Peristiwa ini menandai dimulainya secara resmi konfrontasi militer terhadap Belanda dalam rangka mengembalikan Irian Barat ke pangkuan ibu pertiwi.

Isi Trikora adalah sebagai berikut.

1) Gagalkan Pembentukan Negara boneka papua buuatan Belanda

2) Kibarkan Sang merah Putih di Irian Barat, Tanah air Indonesia

3) Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa.

Selanjutnya, diadakan rapat Dewan Pertahanan Nasional dan Gabungan Kepala Staf serta Komamndo Tertinggi Pembebasan Irian Barat. Keputusan dari rapat tersebut adalah sebagai berikut.

* Dibentuk Provinsi Irian Barat gaya baru yang beribu kota di Jayapura(zaman Belanda bernama Hollandia) dengan putra Irian sebagai gubernurnya.

* Tanggal 11 Januari 1962 dibentuk Komando Tertinggi dan Komando Mandala Pembebasan Irian Barat yang berkedudukan di Makassar yang langsung di bawah ABRI dengan tugas merebut Irian Barat. Tugas Komando Mandala adalah sebagai berikut.

* Menyelenggarakan operasi Militer untuk membebaskan Irian Barat. Operasi militer tersebut terdiri dari tiga tahap, yaitu penyusupan (infiltrasi), serangan besar-besaran (eksploitasi), dan penegakan kekuasaan Republik Indonesia (Konsolidasi).

* Menggunakan segenap kekuatan dalam lingkungan Republik Indonesia untuk membebaskan Irian Barat. Kekuatan itu terdiri atas tentara regulerdan suka relawan maupun berbagai potensi perlawanan rakyat lainnya

* Tanggal 13 Januari 1962, Brigadir Jendral Suharto dilantik sebagai Panglima Mandala dengan pangkat Mayor Jendral, beliau juga merangkap sebagai Deputi KSAD untuk wilayah Indonesia bagian timur.

* Sebelum konsolidasi yang dilakukan oleh Komando Mandala selesai, Tanggal 15 Januari 1962 terjadi pertempuran di Laut Aru. Dalam pertempuran tersebut Deputi KSAL Komodor Yos Sudarso gugur.



c. Konfrontasi Total

Sesuai dengan perkembangan situasi Trikora diperjelas dengan Instruksi Panglima Besar Komodor Tertinggi Pembebasan Irian Barat No.1 kepada Panglima Mandala yang isinya sebagai berikut.

* Merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer dengan tujuan mengembalikan wilayah Irian Barat ke dalam kekuasaan Republik Indonesia.

* Mengembangkan situasi di Provinsi Irian Barat sesuai dengan perjuangan di bidang diplomasi dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya di Wilayah Irian Barat dapat secara de facto diciptakan daerah-daerah bebas atau ada unsur kekuasaan/ pemerintah daerah Republik Indonesia.



Strategi yang disusun oleh Panglima Mandala guna melaksanakan instruksi tersebut.

a. Tahap Infiltrasi (penyusupan) (sampai akhir 1962),

yaitu dengan memasukkan 10 kompi di sekitar sasaran-sasaran tertentu untuk menciptakan daerah bebas de facto yang kuat sehingga sulit dihancurkan oleh musuh dan mengembangkan pengusaan wilayah dengan membawa serta rakyat Irian Barat.

b. Tahap Eksploitasi (awal 1963),

yaitu mengadakan serangan terbuka terhadap induk militer lawan dan menduduki semua pos-pos pertahanan musuh yang penting.

c. Tahap Konsolidasi (awal 1964),

yaitu dengan menunjukkan kekuasaan dan menegakkan kedaulatan Republik Indonesia secara mutlak di seluruh Irian Barat.



Pelaksanaannya Indonesia menjalankan tahap infiltasi, selanjutnya melaksanakan operasi Jayawijaya, tetapi sebelum terlaksana pada 18 Agustus 1962 ada sebuah perintah dari presiden untuk menghentikan tembak-menembak.



d. Akhir Konfrontasi

Surat perintah tersebut dikeluarkan setelah ditandatangani persetujuan antara pemerintah RI dengan kerajaan Belanda mengenai Irian Barat di Markas Besar PBB di New York pada tanggal 15 Agustus 1962 yang selanjutnya dikenal dengan Perjanjian New York. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Menlu Subandrio sementara itu Belanda dipimpin oleh Van Royen dan Schuurman. Kesepakatan tersebut berisi.

1) Kekuasaan pemerintah di Irian Barat untuk sementara waktu diserahkan pada UNTEA(United Nations Temporary Executive Authority)

2) Akan diadakan PERPERA (Penentuan Pendapat Rakyat) di Irian Barat sebelum tahun 1969.



Untuk menjamin Keamanan di Irian Barat dibentuklah pasukan penjaga perdamaian PBB yang disebut UNSF (United Nations Security Force) yang dipimpin oleh Brigadir Jendral Said Udin Khan dari Pakistan.

Berdasarkan Perjanjian New York proses untuk pengembalian Irian Barat ditempuh melalui beberapa tahap, yaitu :

1. Antara 1 Oktober -31 Desember 1962 merupakan masa pemerintahan UNTEA bersama Kerajaan Belanda.

2. Antara 1 Januari 1963- 1 Mei 1963 merupakan masa pemerintahan UNTEA bersama RI.

3. Sejak 1 Mei 1963, wilayah Irian Barat sepenuhnya berada di bawah kekuasaan RI.

4. Tahun 1969 akan diadakan act of free choice, yaitu penentuan pendapat rakyat (Perpera).



Penentuan Pendapat rakyat (Perpera) berarti rakyat diberi kesempatan untuk memilih tetap bergabung dengan Republik Indonesia atau Merdeka.

Perpera mulai dilaksankan pada tanggal 14 Juli 1969 di Merauke sampai dengan 4 Agustus 1969 di Jayapura. Hasil Perpera tersebut adalah mayoritas rakyat Irian Barat menyatakan tetap berada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hasil Perpera selanjutnya dibawa oleh Diplomat PBB, Ortis Sanz (yang menyaksikan setiap tahap Perpera) untuk dilaporkan dalam sidang Majelis Umum PBB ke-24.

Tanggal 19 November 1969, Sidang Umum PBB mengesahkan hasil Perpera tersebut.

Sabtu, 01 Mei 2010

Kamis, 15 April 2010

judul laporan

ReactOS adalah sebuah proyek perangkat lunak yang bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem operasi yang kompatibel secara biner dengan perangkat lunak aplikasi dan device driver untuk keluarga sistem operasi Microsoft Windows NT 5.x dan yang lebih tinggi (Windows 2000 dan yang setelahnya). ReactOS merupakan salah satu perangkat lunak bebas yang menggunakan proses reverse engineering berupa clean room secara keseluruhan.


Meskipun proyek tersebut sedang dalam tahapan alpha, banyak aplikasi Windows yang telah dapat berjalan dengan baik. Hal ini memang dikarenakan antarmuka dengan aplikasi yang digunakannya sebagian besar berbasiskan Wine yang dapat melakukan emulasi terhadap lingkungan kerja Microsoft Windows yang telah berjalan stabil di dalam sistem operasi UNIX. Kernel ReactOS sendiri ditulis dari awal.

ReactOS sebagian besar ditulis di dalam bahasa pemrograman C, dengan beberapa elemen, seperti ReactOS Explorer, ditulis di dalam bahasa C++. Komponen-komponen ReactOS tersedia secara bebas di bawah GNU General Public License (GNU GPL), GNU Lesser General Public License (GNU LGPL), dan juga BSD License.

Minggu, 04 April 2010

SISTEM OPERASI

coba Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
Daftar isi
[sembunyikan]

* 1 Pendahuluan
* 2 Layanan inti umum
* 3 Sistem Operasi saat ini
* 4 Proses
o 4.1 Status Proses
* 5 Lihat pula
* 6 Pranala luar

[sunting] Pendahuluan

Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.


Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.


Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.


Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS


Sebagai contoh, yang dimaksud sistem operasi itu antara lain adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, symbian, dan sebagainya.
[sunting] Layanan inti umum

Seiring dengan berkembangnya Sistem Operasi, semakin banyak lagi layanan yang menjadi layanan inti umum. Kini, sebuah OS mungkin perlu menyediakan layanan network dan koneksitas internet, yang dulunya tidak menjadi layanan inti umum. Sistem Operasi juga perlu untuk menjaga kerusakan sistem komputer dari gangguan program perusak yang berasal dari komputer lainnya, seperti virus. Daftar layanan inti umum akan terus bertambah.


Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka Pemrograman Aplikasi, Application Programming Interface atau disingkat dengan API. Dengan API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi dengan program lainnya melalui API.


Walaupun demikian API sebuah komputer tidaklah berpengaruh sepenuhnya pada program-program yang dijalankan diatas platform operasi tersebut. Contohnya bila program yang dibuat untuk windows 3.1 bila dijalankan pada windows 95 dan generasi setelahnya akan terlihat perbedaan yang mencolok antara window program tersebut dengan program yang lain.
[sunting] Sistem Operasi saat ini

Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:

1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014)).
2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).

Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.
[sunting] Proses

Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.

Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas proses dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.

Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.

Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).
[sunting] Status Proses

Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:

1. Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya
2. Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor
3. Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas

Kamis, 01 April 2010

AMIGA OS


AmigaOS adalah sistem operasi asli default dari komputer pribadi Amiga. Sistem ini pertama dikembangkan oleh Commodore International, dan awal diperkenalkan pada 1985, yaitu Amiga 1000. Sistem ini berjalan pada seri Motorola 68k dari mikroprosesor 16-bit dan 32-bit, kecuali untuk AmigaOS 4 berjalan pada mikroprosesor PowerPC.

Di puncak kernel preemptive multitasking yakni Exec, ia melibatkan suatu abstraksi perangkat keras unik Amiga, suatu sistem operasi disket yang disebut AmigaDOS, sebuah sistem berjendela API disebut Intuition dan dengan antarmuka pengguna grafis disebut Workbench. Sebuah command line interface disebut AmigaShell juga tersedia dan terintegrasi pada sistem. GUI dan CLI saling melengkapi dan berbagi keistimewaan.

Pemegang hak intelektual Amiga terkini adalah Amiga Inc. Mereka mengambil alih AmigaOS 4, tetapi tidak mengembangkannya sendirian, sebagai gantinya diserahkan kepada Hyperion Entertainment. Pada 26 Desember 2006, Amiga Inc menghentikan lisensi Hyperion untuk meneruskan pengembangan AmigaOS 4. Kepemilikan AmigaOS (khususnya 4.0) masih menyisakan kontroversi dan kini berada di dalam subjek pendakwaan.[1]
[sunting] Komponen

AmigaOS dapat dibagi ke dalam dua bagian: the (ROM) Kickstart dan ckram-cakram Workbench. Versi-versi Kickstart dan Workbench biasa dirilis bersamaan, untuk digunakan bersama-sama pula. Tetapi sejak Workbench 3.5, rilis pertama sejak Commodore International menghentikan pengembangan, AmigaOS hanya menjadi perangkat lunak, distandardisasi pada Kickstart versi 3.1 di dalam ROM.
[sunting] Kickstart
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kickstart (Amiga)

Kickstart adalah ROM bootstrap. Kickstart mengandung kode yang diperlukan untuk menge-boot perangkat keras Amiga standar dan banyak komponen inti AmigaOS. Fungsi Kickstart sebanding dengan BIOS ditambah kernel Windows utama di dalam IBM PC compatible. Tetapi, Kickstart memberikan fungsionalitas yang lebih banyak pada saat boot daripada yang sejenis yang diharapkan di PC, misalnya, lingkungan penuh jendela.

Kickstart berisi banyak pasokan sistem operasi Amiga, seperti Exec, Intuition, inti AmigaDOS dan fungsionalitas untuk menggunakan perangkat keras perluasan Autoconfig. Artinya adalah Amiga yang dinyalakan sudah memiliki banyak bagian penting dari sistem operasi yang tersedia. Versi terbaru Kickstart berisi driver-driver untuk kontroler SCSI dan IDE, port PC card, dan beraneka perangkat keras lain yang terpaket di dalam Amiga.

Sewaktu start-up atau reset, Kickstart melakukan sejumlah pemeriksaan sistem dan diagnostik, kemudian memulakan chipset Amiga dan beberapa komponen inti sistem operasi. Kemudian ia akan memeriksa perangkat-perangkat terhubung yang di-boot dan berupaya untuk menge-boot dari yang memiliki prioritas boot tertinggi. Jika tidak ada perangkat boot, maka layar akan menampilkan permintaan kepada pengguna untuk memasukkan sebuah disket boot - biasanya floppy disk.

Senin, 15 Maret 2010

ReactOS


ReactOS adalah sebuah proyek perangkat lunak yang bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem operasi yang kompatibel secara biner dengan perangkat lunak aplikasi dan device driver untuk keluarga sistem operasi Microsoft Windows NT 5.x dan yang lebih tinggi (Windows 2000 dan yang setelahnya). ReactOS merupakan salah satu perangkat lunak bebas yang menggunakan proses reverse engineering berupa clean room secara keseluruhan.

Meskipun proyek tersebut sedang dalam tahapan alpha, banyak aplikasi Windows yang telah dapat berjalan dengan baik. Hal ini memang dikarenakan antarmuka dengan aplikasi yang digunakannya sebagian besar berbasiskan Wine yang dapat melakukan emulasi terhadap lingkungan kerja Microsoft Windows yang telah berjalan stabil di dalam sistem operasi UNIX. Kernel ReactOS sendiri ditulis dari awal.

ReactOS sebagian besar ditulis di dalam bahasa pemrograman C, dengan beberapa elemen, seperti ReactOS Explorer, ditulis di dalam bahasa C++. Komponen-komponen ReactOS tersedia secara bebas di bawah GNU General Public License (GNU GPL), GNU Lesser General Public License (GNU LGPL), dan juga BSD License.

Sejarah

Sekitar tahun 1996, beberapa pengembang perangkat lunak bebas memulai sebuah proyek yang disebut sebagai FreeWin95, yang bertujuan untuk mengimplementasikan sebuah sistem operasi yang nantinya akan berupa kloning dari Windows 95. Proyek tersebut terhenti, pada saat diskusi tentang desain sistem tersebut.

Pada akhir tahun 1997, proyek tersebut masih belum merilis satu perangkat lunak pun. Para anggota proyek, yang dipimpin oleh Jason Filby yang bertindak sebagai koordinator, terpanggil untuk menghidupkan kembali proyek tersebut. Target proyek yang dibuat bukanlah membuat kloning Windows 95 seperti dahulu, tetapi Windows NT, dan nama proyek pun diubah menjadi ReactOS. Proyek ReactOS pun dimulai pada bulan Februari 1998, dengan dimulainya pengembangan kernel dan driver-driver dasar.
Koordinator proyek ReactOS Aleksey Bragin (sebelah kiri) sedang menunjukkan fungsionalitas ReactOS kepada Viktor Alksnis.
ReactOS sedang menjalankan ABIWord dan ReactOS Explorer

Banyak API dan ABI milik ReactOS siap untuk digunakan untuk pengembangan pada level yang lebih tinggi lagi, dan tentu saja kini telah tersedia GUI dasar yang bisa digunakan. ReactOS menawarkan ReactOS Explorer (ROSExplorer), sebuah shell yang mirip dengan Windows Explorer.

* versi 0.2.0 dirilis tanggal 25-01-2004, yaitu Rilis pertama dengan GUI yang bisa bekerja.
* versi 0.2.2 dirilis tanggal 27-04-2004, yaitu Hanya menawarkan perbaikan bug.
* versi 0.2.5 dirilis tanggal 02-01-2005, yaitu Hanya menawarkan perbaikan bug.
* versi 0.2.8 dirilis tanggal 29-10-2005, yaitu Mampu mendeteksi VMWare dan menulis ulang CSRSS (Client-Server Runtime Subsystem)
* versi 0.3.0 dirilis tanggal 27-08-2006, yaitu Versi pertama yang secara resmi mendukung jaringan.
* versi 0.3.1 dirilis tanggal 10-03-2007, yaitu Menawarkan Download! Program Manager, dan memulai penulisan ulang terhadap kernel sistem operasi
* versi 0.3.2 diabaikan, yaitu Cabang dari ReactOS dibuat, tapi tak pernah dirilis
* versi 0.3.3 dirilis tanggal 12-09-2007, yaitu Peningkatan terhadap kernel dan Win32k
* versi 0.3.4 dirilis tanggal 22-01-2008, yaitu Penulisan ulang terhadap dukungan registry, Remote Desktop client, dan Plug and Play.
* versi 0.3.5 dirilis tanggal 30-06-2008, yaitu Hanya menawarkan perbaikan bug.
* versi 0.3.6 dirilis tanggal 06-08-2008, yaitu Dukungan terhadap huruf-huruf Right-to-Left (RTL)
* versi 0.3.7 dirilis tanggal 04-11-2008, yaitu Meningkatkan dukungan terhadap x86-64; Microsoft Visual C, dan menawarkan stack yang baru.
* versi 0.3.8 dirilis tanggal 04-02-2009, yaitu Pengenalan dukungan PSEH dan hard disk Multipartition dalam LiveCD
* versi 0.3.9 dirilis tanggal 26-04-2009, yaitu 32MB Minimum RAM, Faster Hyperspace Mapping, Initial Sound Support
* versi 0.3.10 dirilis tanggal 05-07-2009, yaitu Initial SATA Support, Dukungan untuk Keyboard/Mouse berbasis USB, Paint Clone, Initial MSVC

Proyek terkait

* ReactOS bekerjasama dengan proyek Wine, sehingga proyek ReactOS dapat mengambil keuntungan dari Wine dalam rangka mengimplementasikan Win32 API. Usaha-usaha tersebut memfokuskan diri pada Dynamic Link Library (DLL) milik Wine, yang dapat digunakan secara bersama-sama oleh ReactOS dan Wine.

* Proyek lainnya yang juga berkaitan adalah Samba TNG, yang mengimplementasikan banyak sekali layanan, seperti Local Security Authority Subsystem (LSASS), Security Account Manager (SAM), NetLogon, dan juga Spooler Subsystem (SPOOLSS).

* Proyek yang lebih lanjut lagi pada tingkat arsitektural adalah Unified Linux Kernel yang berniat untuk menjadi kompatibel secara biner dengan perangkat lunak aplikasi dan device driver yang dibuat untuk Microsoft Windows dan Linux. Kernel ini mengimpor semua fitur kunci dari kernel sistem operasi Windows ke kernel Linux agar membuat Linux dapat menjalankan aplikasi dan driver Windows.

* NDISWrapper diciptakan dari sebagian kecil dari kernel Windows NT di dalam kernel Linux sehingga memungkinkan untuk menjalankan driver Windows modern di dalam Linux. NDISwrapper terdiri dari API NTOSKRNL, kontrolir WDM dasar, dan satu set dari wrapper panggilan Windows seperti driver Wireless / NDIS / USB / PnP ke API Linux. NDISWrapper tidak terbatas hanya menjalankan NDIS driver, driver WDM lain juga dapat digunakan selama panggilan driver tidak dilaksanakan dengan menggunakan Windows API yang tidak diimplementasikan dalam NDISWrapper.

* Ada satu proyek terlepas dari NDISWrapper, Bill Paulus dari Wind River Systems mengembangkan sebuah sistem serupa, yang dikenal sebagai Project Evil atau The NDISulator, untuk FreeBSD. Telah sejak porting NetBSD, tetapi bukan OpenBSD, karena ada kebijakan anti-binary pada OpenBSD. The NDISulator tidak menawarkan beberapa fungsionalitas yang ditawarkan oleh ndiswrapper, seperti dukungan USB.

* NTFS-3G, driver baca dan tulis untuk sistem berkas NTFS untuk Linux, Mac OS X, FreeBSD, NetBSD, Solaris, QNX, Haiku, dan berbagai macam sistem operasi lain.

Kebutuhan perangkat keras

ReactOS dapat berjalan pada perangkat keras seperti di bawah ini:

* Arsitektur Intel x86
o Mikroprosesor Intel 32-bit (Intel 80486 atau mikroprosesor yang lebih baru)
o RAM 32 MB
o Hard disk IDE
o Partisi untuk booting harus diformat dengan FAT16/FAT32.
o Kartu grafis yang kompatibel dengan VESA 2.0
o Keyboard standar
o Mouse yang kompatibel dengan PS/2 atau Mouse serial yang kompatibel dengan Microsoft Mouse.
* Xbox (mengalami regresi)
* IBM PowerPC (hanya sampai awal proses boot)[2]
* ARM (tidak bekerja, pengembangan sedang berlangsung)[3]
* AMD64 (tidak bekerja, pengembangan sedang berlangsung)[4]

Sebagaimana diketahui, ReactOS juga dapat dijalankan pada perangkat lunak yang dapat melakukan simulasi atau virtualisasi terhadap perangkat keras di atas, seperti VMware, VirtualBox dan QEMU (meskipun demikian, dukungan untuk Microsoft Virtual PC tidak tersedia, tetapi di masa depan mungkin ada dukungan terhadapnya).

Mengingat Windows NT 4.0 berjalan di atas mikroprosesor MIPS, Alpha AXP, dan PowerPC selain tentunya arsitektur Intel i386, sistem operasi yang diturunkan dari Windows NT seperti halnya Windows XP dan Windows Server 2003 telah di-port agar dapat berjalan di atas beberapa arsitektur, seperti AMD64, IA-32, dan IA-64, para pengembang ReactOS juga mulai memikirkan bagaimana caranya untuk meningkatkan portabilitas ReactOS. Sebagai contoh, dukungan terhadap varian IA-32, yang terdapat di dalam Xbox ditambahkan pada versi 0.2.5, dan usaha-usaha untuk mengembangkan ReactOS di atas PowerPC dan arsitektur Xen juga sedang di dalam proses.

Referensi

1. ^ ReactOS 0.3.10 Released. ReactOS.org. Diakses pada 4 Oktober 2009
2. ^ PowerPC. ReactOS Wiki. ReactOS. Diakses pada 3 Januari 2009
3. ^ ARM Port. ReactOS. Diakses pada 3 Januari 2009
4. ^ 64bit Port. ReactOS. Diakses pada 6 Agustus 2008

Kamis, 11 Maret 2010

generasi tebaru processor intel

Core i7, Generasi Terbaru Processor Intel PDF
Written by Iwan Quadra
Saturday, 18 October 2008
corei7.png Intel akan mengeluarkan processor generasi terbarunya di awal bulan November 2008. Processor ini merupakan generasi penerus dari processor sebelumnya dengan tetap menggunakan nama Core , walaupun secara microarsitektur sudah berbeda dengan Core 2 dan Core. Sebelumnya kebanyakan orang menduga bahwa Intel akan memberikan nama processor terbarunya ini dengan nama Core 3, tetapi kenyataannya pada beberapa bulan yang lalu Intel secara resmi menamakannya Core i7 .

Processor ini juga bisa disebut atau mempunyai code name Nehalem . Kita sebagai konsumen di Indonesia akan lebih sulit menyebut nama baru processor ini tentunya, tidak seperti legenda Pentium, hampir semua orang jika ingin membeli komputer pasti akan bertanya, “Pentium apa bukan?” Proses pengenalan nama Core kemudian Core 2 diawal peluncuran processor tersebut saja sudah cukup susah, sekarang berganti dengan Core i7 tentu saja akan lebih susah lagi, tapi justru inilah yang menjadi rahasia dari Intel dalam melakukan branding produknya.
Apa saja yang istimewa dari Processor Core i7 ini? Apa saja teknologi yang diusungnya? Secara garis besar dapat disebutkan spesifikasi processor Core i7 yang berbeda dengan processor – processor Intel sebelumnya, diantaranya :
- Memiliki performa lebih tinggi dan lebih efisien dalam penggunaan energi dibandingkan dengan prosessor generasi sebelumnya.
- FSB ( Front Side Bus) digantikan dengan QuickPath Interface. Sementara ini hanya chipset yang mendukung QuickPath Interface saja yang bisa menggunakan processor ini, misal chipset Intel X58.
- Memory Controller ada dalam processor, tidak seperti yang sebelumnya terpisah dalam chip tersendiri. Dengan teknologi ini memori akan langsung terhubung dengan processor. Rupanya Intel cukup terkesan dengan pesaingnya –AMD yang sudah sejak lama menggunakan teknologi ini.
- Support Three Channel Memory , tiap – tiap kanal berisi 2 slot memori, sehingga total slot yang ada dalam mainboard yang mendukung processor ini ada 6 slot. Tentu saja kapasitas memori yang bisa disupport oleh processor ini akan semakin besar.
- Processor Core i7 sementara ini hanya mendukung memori jenis DDR 3.
- Core i7 menggunakan single-die device : core (inti processor) , memory controller (kontrol memori), dan cache berada dalam satu die.
- Menggunakan tipe socket baru yaitu Socket B ( Socket LGA 1366)

Selain hal-hal baru diatas, ternyata justru didalam processor Core i7 ini menggunakan kembali teknologi lama Intel Pentium yang sudah tidak diaplikasikan didalam generasi Intel Core, yaitu Hyper-Threading . Dengan adanya teknologi Hyper-Threading ini dalam sistem operasi ( Windows,Linux, dll) seolah – olah inti processor akan menjadi 2 kali lipatnya, misalnya : dalam sistem operasi processor Core i7 4 core akan terdeteksi menjadi 8 core.
Jenis-jenis processor Core i7 yang sudah dirilis adalah jenis Extreem Edition dan yang biasa, beberapa diantaranya adalah :
- Core i7 965 Extrem Edition , dengan Clock 3,2 Ghz, 8 MB L3 Cache , 45 nm, Socket LGA 1366
- Core i7 940, dengan Clock 2,93 Ghz, 8 MB L3 cache, 45 nm, Socket LGA 1366
- Core i7 920, dengan Clock 2,66 Ghz ,8 MB L3 Cache, 45 nm, Socket LGA 1366
Semua processor diatas mempunyai 4 core ( 4 inti processor) atau lebih sering disebut dengan Quad Processor. Untuk versi yang lebih rendah misalnya Dual Core sementara ini Intel belum memberikan data secara resmi.

INSTALL LINUX UBUNTU>>>>> COPY

Dilangkah pertama ini kita dapat memilih bahasa yang kita akan pakai pada waktu menginstall, disini saya gunakan Bahasa Indonesia.
Berikutnya kita klik Maju maka kita berada di langkah kedua dengan gambar screennya sbb. :

deni-triwardana-ubuntu-l2.png

Dilangkah kedua ini kita dapat memilih lokasi kota kita berada dan mengatur waktu yang sedang berlangsung saat kita instal, pada langkah kedua ini saya tidak merubah apapun karena pilihan lokasi langsung Jakarta sedang untuk waktu saya tidak rubah karena bisa diatur nanti. Klik Maju saja.
Maka kita berada dilangkah ketiga dengan gambar screennya sbb. :

deni-triwardana-ubuntu-l3.png

Dilangkah ketiga ini kita dapat memilih jenis susunan papan ketik yang sedang kita pakai, pada langkah ini juga saya tidak memilih apapun pada kotak pilihan karena menurut saya keyboard atau papan ketik yang saya gunakan adalah standard, jadi pada langkah ketiga ini saya hanya klik Maju.
Sehingga kita berada pada langkah yang keempat dengan gambar screennya sbb. :

deni-triwardana-ubuntu-l4.png

Pada langkah keempat ini kita wajib memasukan nama kita sebagai pemakai, saya pakai nama sekolah tempat saya mengajar karena memang saya sedang meng-install ubuntu di komputer milik sekolah, kemudian pada kotak yang kedua kita harus memasukan nama login kita semacam userid begitu, pada kotak yang ketiga ada dua kotak, kedua kotak ini harus kita masukan password untuk login keduanya harus diisi sama persis jangan berbeda sesuai dengan keterangan dibawahnya, nah… pada kotak keempat kotak terakhir kita bisa memasukan nama komputer yang sedang kita install agar nanti pada waktu terhubung jaringan nama komputer kita tampak seperti apa yang kita berikan disini. Setelah itu klik Maju.
Dan Sekarang kita berada pada langkah yang kelima dengan gambar screenya sbb. :

deni-triwardana-ubuntu-l5.png

Dilangkah kelima ini kita harus membuat pilihan partisi yang akan dipakai,
Pilihan pertama biarkan ubuntu yang memilihkannya untuk kita dengan menaruh seluruh file install ke ruang yang tersedia pada harddisk yang sedang kita pakai,
Pilihan Kedua Jika kita ingin menghapus seluruh isi harddisk kemudian ubuntu yang akan mengaturnya dengan menguasai pengelolaan manajemen harddisk kita pada penginstalllan ini.
Pilihan Ketiga (yang terakhir), Jika kita melakukannya secara manual, pilihan ini bisa kita pilih jika memang sudah mahir dengan menggunakan software yang disediakan yaitu qparted.
Saran saya pilih saja pilihan pertama biarkan Ubuntu memilihkan ruang yang tersisa dari hardisk kita kemudian mengaturnya sedemikian rupa sehingga kita tinggal pakai saja. Saya pilih pilihan pertama kemudian klik Maju.
Sampailah kita pada langkah keenam yaitu langkah terakhir dari enam langkah ini, dengan gambar sbb. :

Wah yang keenam ini file gambarnya lupa saya capture ! mungkin saya akan lanjutkan nanti. Yang pasti dilangkah yang terakhir ini kita diberitahukan pilihan bootnya grub lalu klik Selesai.
Akan terlihat pada layar garis prosentase penyelesaian install oleh ubuntu yang sedang menyalin file-filenya ke hardisk kita, Setelah selesai maka akan restart jangan lupa cd/dvd ubuntunya dikeluarkan lebih dahulu agar tidak boot dari cd/dvd live kemabali sehingga boot akan langsung dari hardisk.
Saya kira uraian di atas ini cukuplah sebagai panduan 6 Langkah Install Ubuntu, semoga bermanfaat.
Jika langkah-langkah di atas ini menurut Anda masih ada kekurangan silahkan ditambahkan dan disempurnakan.

install win 7 dengan FLASH DISK

Kalau anda punya Netbook yang notabene tanpa disertai dengan sebuah Drive DVD, ada beberapa alternatif Instalasi Windows 7 di netbook anda.

1. Mengkopi semua file Installasi ke Hardisk anda. Ini bisa anda lakukan bila anda berencana untuk menjadikan Netbook anda dual boot alias mempunyai dua sistem Operasi. Misalnya Windows XP di Drive C dan kemudian Windows 7 di Drive D.
2. Menggunakan Eksternal DVD Drive
3. Alternatif yang bisa dijadikan pilihan adalah Install Windows 7 dengan menggunakan Flashdisk.

Alternatif ketiga ini, telah diakomodir oleh Microsoft khusus bagi pemilik Netbook yang tidak dilengkapi dengan DVD drive, dengan sebuah utility khusus bernama Windows 7 USB/DVD Tool anda bisa membuat sebuah Flashdisk bootable untuk keperluan Instalasi Windows 7 di Netbook anda.

* Pastikan anda mendownload dan menginstall Windows 7 USB/DVD Tool, setelah itu sediakan sebuah Flashdisk (minimal yang 4GB).
* Jalankan Windows 7 USB/DVD Tool kemudian pada kotak source tentukan lokasi file ISO dari Windows 7 anda (Kalau anda belum mempunyai file ISO Windows sebaiknya beli dulu di situs resmi Microsoft atau download di Situs File Sharing kesayangan anda)

Windows 7

* Pilih USB untuk membuat sebuah bootable USB sekaligus Instalasi Windows 7 kemudian klik NEXT

Setelah selesai membuat sebuah USB Instalasi Windows 7, saat menginstal Windows 7 di Netbook anda. Pastikan juga urutan boot (di BIOS Netbook) telah dirubah dengan Boot dari USB Drive di posisi pertama. Langkah berikutnya tinggal ikuti petunjuk instalasi yang diberikan.

Sebuah catatan, agar lebih smooth alias bisa sedikit lancar dalam menggunakan Windows 7 di Netbook, sebaiknya memori minimum adalah 2GB. Sesuai pengalaman penulis, dengan menggunakan Asus EeePC 1000He (Prosesor Intel Atom N240 + Memori 2GB) performa Windows 7 ternyata lebih baik dan lebih maksimal dibandingkan dengan Windows XP. Jadi kalau Netbook anda masih menggunakan Windows XP, sudah saatnya mencoba Windows 7 dan rasakan perbedaan yang cukup signifikan.

Agar tidak ketinggalan dengan berbagai info menarik seputar Windows 7 dari tasikisme.com maupun info-info menarik lainnya, jangan lupa masukan email anda dibawah ini dan klik subcribe!

Senin, 08 Maret 2010

FILE SYSTEM

Apakah File System? File System merupakan metode penyimpanan dan pengorganisasian file atau media penyimpanan komputer dalam mengatur lokasi file tersebut. Kita mengenal ada beberapa media penyimpan, seperti : disket, CD-ROM, hard disk, flash disk. Setiap media penyimpan memiliki kapasitas tertentu agar dapat dibaca oleh sistem operasi yang kita pilih.
Dalam tulisan ini, file system yang akan dibahas adalah file system buatan Microsoft(MS-DOS, Win95/98, 2000, NT, XP, Vista). Kapasitas yang disediakan oleh masing-masing sistem operasi tentunya berbeda. Tentunya Anda pernah mengenal ada beberapa istilah berikut FAT/FAT16(File Allocation Table), VFAT(Virtual File Allocation Table), FAT32, NTFS(New Technology File System). Tahukah Anda bahwa setiap file system di atas memiliki keunikan. Berikut ini uraian secara singkatnya:
FAT(File Allocation Table) atau FAT16 digunakan pada MS DOS dan Win3x. hanya mampu menyimpan dan membaca file dengan kapasitas 2 Gigabyte(1 Gigabyte= 1024 Megabyte). Jumlah file yang mampu dibaca pada root directory: 512 file, sedangkan pada nondirektori sebesar 65.335, tidak mendukung long file names(hanya format 8.3) dan file security,
.VFAT(Virtual File Allocation Table) digunakan pada Win95, mampu menyimpan dan membaca file dengan kapasitas 4 gigabyte. Jumlah file yang mampu dibaca pada root directory: 512 file, sedangkan pada nondirektori tak terbatas, mendukung long file names dan belum memiliki file security,
FAT32 digunakan pada Win98, mampu menyimpan dan membaca file dengan kapasitas 4 Terabyte(1 Terabyte= 1024 Gigabyte). Jumlah file yang mampu dibaca pada root directory dan nondirektori tak terbatas, untuk fasilitas long file names dan files security sama dengan VFAT, memiliki keunggulan perbaikan otomatis file.
NTFS(New Technology File System) digunakan pada Win2000,XP, Vista, mampu menyimpan dan membaca file dengan kapasitas 16 Exabyte(1 Exabyte= 1024 Terabyte). Fasilitas jumlah file yang mampu dibaca pada root directory dan nondirektori, long file names sama dengan FAT, memiliki keunggulan perbaikan otomatis file, files security, files level compression, serta mendukung dual file fork(macintosh) dan POSIX.
Teknologi File System yang dikembangkan Microsoft saat ini berbasis NTFS, karena kebutuhan sotware dan hardware saat ini yang kian hari kian pesat. NTFS merupakan file system yang cukup stabil. Para pengguna open source pun tertarik untuk mempelajari file system ini. Semoga informasi ini bermanfaat. Saya tunggu kritik dan saran para pembaca.

windows 8 meluncur tahun 2012

SAN FRANSISCO - Tidak habis di Windows 7 saja, Microsoft dipastikan masih terus berinovasi mempercanggih sistem operasi terbarunya. Bahkan OS Windows 8 dikabarkan meluncur pada tahun 2012 nanti.

Jika kalender suku maya tidak terbukti dan kiamat tidak hadir pada tahun 2012, Microsoft akan menggelontorkan sistem operasi terbarunya, Windows 8. Tepat, tiga tahun setelah kemunculan Windows 7 tahun ini.

Isu ini berkembang setelah roadmap yanng diduga milik Microsoft berhasil tersebar di internet. Dikutip dari Electronista, Sabtu (21/11/2009), roadmap tersebut digambarkan sesuai dengan ritme peluncurkan produk-produk Microsoft.

Misalnya, untuk meluncurkan Windows Server 2003 dan Windows Server 2003 R2, Microsot membutuhkan waktu selama dua tahun, sejak 2003 hingga 2005. Begitu pula saat meluncurkan Windows Server 2008 dan Windows Server 2008 R2.

Oleh karena itu, Microsoft dianggap tidak membutuhkan waktu yang lama untuk bisa menggelontorkan kembali sistem operasi terbarunya dengan kode nama Windows 8. (srn)

windows 8

Microsoft sedang kebakaran jenggot, sebab spesifikasi Windows 8, yang merupakan kelanjutan dari Windows 7, bocor dan tersebar luas di internet. Parahnya, yang membongkar sistem operasi terbaru itu, adalah karyawan Microsoft sendiri. Detail mengenai Windows 8 itu sendiri bermula dari Robert Morgan, yang menuliskannya di dalam kolom profil di situs jaringan bisnis Linkedln. Morgan yang memegang posisi Senior Research and Development menuliskan, kalau dirinya bekerja di departemen penelitian dan pengembangan dengan tingkat keamanan tinggi untuk proyek jangka panjang dan menengah.

Cerobohnya di profilnya, Morgan menuliskan sedang mengerjakan proyek Windows 8 dan berencana membuat Windows 9. Di dalam profil tersebut juga tertulis “Kernel Windows 8 kompatibel dengan arsitektur 128-bit dan Windows 9 sedang dalam perencanaan”. Demikian yang dikutip melalui PC World, Selasa (13/10/2009).

Padahal seperti diketahui, Windows 7 yang telah dirilis pada 22 Oktober 2009 kemarin, baru mendukung 32-bit dan 64-bit. Untuk dukungan 64-bit sendiri, Microsoft menggunakannya pertama kali pada Windows XP Profesional edisi X64 yang diluncurkan pada Mei 2005 silam.

Belum ada tanggapan dari Microsoft mengenai bocornya sistem operasi yang masih dirahasiakan ini. Morgan yang membocorkan Windows 8 dan Windows 9 telah menghapus tulisan tersebut di dalam profilnya, walaupun ‘jejak kejahatannya’ dapat terekam di mesin pencari Google. by okezone.com